Monthly archives October 2011

Why Now

Aku masih mematung menatap gundukan tanah merah yang masih basah di depanku. Tidak ku pedulikan saat orang-orang mulai beranjak meninggalkan tempat ini. Di sini, Doni terbaring untuk selamanya. Bahkan saat kedua orangtuanya dan teman-teman kami mengajakku pergi, aku bergeming. Hinga rintik hujan yang berangsur turun memaksaku untuk meninggalkan tempat ini. Meninggalkan Doni sendirian di peristirahatan terakhirnya.

VIEW FULL POST + VIEW 2 COMMENTS

Andai Kamu Tahu

Entah darimana harus ku mulai kata, ketika setiap kata yang ku rangkai selalu berujung kepadamu. Kamu yang selama ini aku kagumi dalam diam. Kamu yang selalu menimbulkan getar berbeda di hatiku saat berada di dekatmu.

VIEW FULL POST + LEAVE A COMMENT

Perfect Day

Menghabiskan sepanjang hari bersamanya tidak pernah cukup untuk mengobati kerinduan. Waktu berjalan begitu cepat saat bersamanya seakan tidak mengizinkanku untuk menumpahkan semua kerinduanku kepadanya.

Seperti hari ini, aku dan dia menikmati hari yang indah di pinggir pantai. Menikmati deburan ombak dan anak-anak kecil yang berlarian saat hempasan ombak mendekati mereka di bibir pantai.

VIEW FULL POST + LEAVE A COMMENT

Too Late

Tidak ada yang berubah dari kota ini. Udara dinginnya selalu membuatku betah. Makanya setiap kali liburan, aku menyempatkan diri untuk pulang ke kota ini. Seperti sore ini aku tengah duduk di sebuah taman tepat di jantung kota ini, Taman Jam Gadang.

VIEW FULL POST + VIEW 2 COMMENTS
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.