The Journey Part 5 (Ale’s Side)

Aku kembali melihat ke arah wanita itu. Sepertinya dia sedang asyik menikmati pemandangan laut. Tanpa sadar aku berjalan pelan mendekatinya. Lupa dengan kesinisan yang diberikannya sepanjang perjalanan.

“Sebentar lagi matahari tenggelam. Pemandangan akan nampak lebih indah kalau kita lihat dari dek sebelah sana.” Aku menunjuk dek sebelah kanan.

Sedikitpun dia tidak menoleh ke arahku. Dia tetap memandang ke kejauhan. Entah apa yang dilihatnya di sana.

“Aku di sini saja.” Akhirnya dia menjawab.

“Baiklah. Padahal aku mau menunjukan sesuatu. Nanti kalau beruntung kita bisa melihat lumba-lumba dilatarbelakangi sunset.”

“Kamu pasti bohong. Mana mungkin ada lumba-lumba di sini.”

“Aku tidak bohong. Lampung Selatan memiliki populasi lumba-lumba terbesar di Asia Tenggara. Selat Sunda salah satu lintasan mereka. Tapi karena kamu memilih untuk tetap di sini, ya sudah. Tidak apa-apa.” Aku tersenyum kecil dan berbalik menuju dek sebelah kanan.

“Eh,tunggu. Aku ikut!” Wanita itu berlari kecil mengikutiku.

Ombak kecil menghantam kapal dan membuat kapal sedikit oleng. Dia kehilangan keseimbangan. Aku bergerak cepat memegang tangannya.

“Hati-hati.”

Dia mengangguk dan bergegas melepaskan tangannya dari genggamanku. Aku terus berjalan dengan dia mengikutiku. Di dek sebelah kanan, cukup ramai. Sepertinya mereka juga ingin melihat lumba-lumba. Atau mungkin hanya menikmati pemandangan sunset.

Dia berdiri di sampingku. Kembali memandang ke kejauhan menikmati pemandangan laut lepas dan matahari yang mulai ternggelam. Dia tersenyum. Sebuah senyuman manis yang tidak pernah ditunjukkannya sebelumnya. Sebuah senyuman yang mengingatkanku kepada seseorang. Senyuman yang kukira tidak akan pernah kulihat lagi.

Utsukushi!” Mendadak dia berseru dan membuyarkan lamunanku.

“Benarkan? Biasanya lumba-lumba akan muncul saat-saat seperti ini. Dancing dolphins.” Ujarku sambil mengeluarkan kamera dari dalam tasku. Aku mengatur speed dan diafragma, kemudian mengambil beberapa potret. Dan mengulang lagi mengatur seetingannya sebelum mengambil beberapa potret yang lain.

Dia kembali terlihat menikmati lumba-lumba yang berenang di sekitar kapal. Aku mengarahkan kamera kepadanya dan menekan tombol shutter. Klik.

“Eh.” Dia menoleh menyadari aku mengambil potretnya.

“Ekspresimu bagus.” Aku tersenyum jahil sambil memperhatikan potretnya yang baru saja kuambil. Sebuah foto silhouette wajahnya dilatarbelakangi matahari yang hampir tenggelam.

“Boleh aku simpan ini?” Aku mendekatkan kamera kepadanya agar dia bisa melihatnya sendiri.

“Boleh saja. Asalkan nanti kalau foto ini dipublikasikan aku dapat royaltinya.”

“Hahaha…boleh! Deal! Namaku Ale. Kita belum berkenalan sebelumnya bukan?”

“Hana.” Ujarnya singkat.

Nama yang menarik. Hana, artinya bunga dalam Bahasa Jepang. Cocok dengan dia. Cantik. Aku bergumam dalam hati.

“Kamu suka fotografi?”

“Enggak juga. Cuma hobi. Aku masih belajar. Otodidak.” Aku menjawab seadanya.

Dia mengangguk. Kemudian kembali sibuk memandangi lautan. Sedangkan aku mulai mengambil beberapa gambar lagi melalui lensa kameraku. Tiba-tiba terdengar seruan dari penumpang lain. Dari kejauhan terlihat seekor lumba-lumba sedang melakukan loncatan.

“Ah sayangnya terlalu jauh.” Ujarku kecewa sambil memperhatikan layar display kamera.

“Gak apa. Nanti pasti akan ada yang lebih dekat.”

“Eh akan ada lagi?” Tanyanya cepat.

“Iya tentu saja. Kan sudah aku bilang Lampung Selatan adalah habitat lumba-lumba terbesar se Asia Tenggara.”

Tidak lama terlihat tiga ekor lumba-lumba muncul di permukaan laut. Kali ini jaraknya cukup dekat dengan kapal.

“Dancing dolphins!!” aku berteriak dan mengambil beberapa shoot dengan multishoot-mode.

Sementara itu Hana tertawa kecil menikmati atraksi lumba-lumba di depan matanya. Melihat caranya tertawa dan tersenyum kembali mengingatkanku kepada seseorang yang juga memiliki cara tersenyum yang sama.

Tara,  I miss you. Missing your smile.

  1. The Journey Part 5 (Hana’s Side) « SquareCube
    Mar 17, 2012
    [...] The Journey Part 5 (Ale’s Side) [...]
    Reply
  2. firah
    Mar 17, 2012
    Ahseekk. Alenya udah mulai bicara background!! Lanjut ah part 6. Cussss!
    Reply
  3. nufuszahra
    Apr 15, 2012
    Lanjuuut part 6 ASAP yah *winkwink*
    Reply
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.